Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Dapur ke Dapur: Bagaimana Sampah Menjadi Sumber Ekonomi Keluarga dan Menggerakkan Ekonomi Sirkular Indonesia

 
Suasana di Bank Sampah Bersinar, Bandung (dok. YSBI)



Cilacap, kopidarigita.com--Manakala uang belanja bulanan sering kali tergerus oleh kebutuhan pokok yang terus meningkat, pernahkah Sobat membayangkan punya tabungan tanpa modal besar? Jika, ya, sudah waktunya Sobat menengok tumpukan sampah atau botol plastik bekas di pojok rumah. Karena jika dikelola dengan tepat, barang bekas di rumah dapat menjelma menjadi sumber pendapatan tambahan bagi dapur rumah tangga.

Selama ini, sampah sering dianggap sebagai masalah akhir yang bikin pusing. Kita sering menjumpai timbunan sampah yang berakhir di TPA, atau yang lebih buruk lagi dibuang ke sungai yang nantinya menjadi dampak buruk bagi lingkungan. Di sinilah pengelolaan sampah berbasis masyarakat mengambil peran krusial.

Melalui kehadiran Bank Sampah Unit (BSU) di tingkat RT/RW, masyarakat dilatih untuk memilah sampah langsung dari sumbernya. Sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan logam bisa disetorkan menjadi nilai rupiah, sementara sampah organik diolah menjadi pupuk yang mendukung ketahanan pangan keluarga.

 Inilah inti dari penerapan Ekonomi Sirkular Indonesia—sebuah konsep di mana sampah tidak lagi dibuang begitu saja, melainkan diputar kembali menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

Mengubah Persepsi: Sampah Bukan Lagi Masalah, tapi Peluang


Menghadirkan sampah bernilai ekonomi ke dalam tradisi keluarga bukan sekadar soal mengumpulkan barang bekas, melainkan tentang membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat. Ketika sebuah keluarga mulai konsisten memilah sampah, mereka tidak hanya menekan volume buangan ke TPA, tetapi juga membuka ruang efisiensi anggaran rumah tangga.

Gerakan ini terbukti efektif di lapangan. Salah satu contoh inspiratif bisa kita lihat di kawasan Bojongsoang, Bale Endah, Bandung. Yayasan Solusi Bersinar Indonesia (YSBI) mendirikan Bank Induk Bersinar sebagai bagian dari gerakan Indonesia Bersinar. Hingga memasuki pertengahan tahun 2026, sebanyak 547 BSU telah aktif menggerakkan ekonomi warga di sana. Jumlah tersebut dipastikan terus bertambah agar mencapai target sebesar 1.000 BSU aktif. 

Sobat bisa membayangkan sendiri, ketika ribuan rumah tangga terhubung dalam satu rantai ekonomi sirkular, dampak finansial yang dihasilkan secara kolektif menjadi sangat signifikan.


Oxbow: Menuju Living Laboratory Ekonomi Sirkular Indonesia


Dampak positif dari skala rumah tangga ini kini dibawa ke tingkat yang lebih masif. Kawasan Oxbow, Kabupaten Bandung, sedang disiapkan menjadi kawasan terpadu bertajuk Living Laboratory Ekonomi Sirkular. Kawasan ini memadukan tiga pilar utama:

  1. Pusat Pengelolaan Sampah: Tempat pemilahan, penimbangan, dan pengolahan sampah modern.
  2. Edukasi Lokal: Wadah edukasi lingkungan bagi masyarakat dan sekolah berbasis peduli lingkungan.
  3. Lumbung Mandiri: Pemanfaatan sisa organik menjadi kompos, pakan ternak, dan produk pertanian lokal.
Melalui pendekatan terpadu ini, masyarakat tak hanya belajar teori, tetapi dapat melihat langsung bagaimana limbah domestik bertransformasi menjadi pupuk organik, pakan ternak, dan hasil tani yang siap menjaga ketahanan pangan keluarga.


Membangun Budaya Lewat Sekolah dan Kolaborasi Lintas Sektor




Agar dampaknya berkelanjutan, pemahaman ini perlu ditanamkan sejak dini. Program edukasi lingkungan terus diperluas ke sekolah-sekolah untuk membentuk BSU Sekolah. Ketika anak-anak terbiasa memilah sampah sejak dari bangku sekolah, kebiasaan baik tersebut akan terbawa hingga ke rumah dan mempengaruhi gaya hidup keluarga mereka.

Namun, mengubah budaya tidak bisa dilakukan sendirian. Gerakan ini merupakan bagian dari upaya membangun Ekonomi Sirkular Indonesia melalui Pentahelix Indonesia Bersinar. Melalui pendekatan kolaborasi lingkungan antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media, pengelolaan sampah kini bukan lagi gerakan sporadis, melainkan strategi ekonomi nasional berbasis warga.

Mengubah sampah menjadi sumber ekonomi keluarga adalah langkah kecil di ruang tamu yang berdampak besar bagi bumi. Saatnya kita melihat isi tempat sampah kita dengan sudut pandang baru: bukan sebagai limbah, melainkan sebagai peluang.

Bagaimana, Sobat? Ayo, bergerak dari sekarang di lingkungan kita sendiri!

#IndonesiaBersinar 
#EkonomiSirkularIndonesia
 #BankSampahIndukBersinar
 #LivingLaboratory
 #PentahelixIndonesia 
#KelolaSampah



Minggu, 26 Juli 2026

TikTok Affiliate, Ini Cara Kerja, Syarat, dan Tips Mendapatkan Komisi

 

Ilustrasi TikTok Affiliate (dok. Wivi Digital)

Cilacap, kopidarigita.com--TikTok Affiliate menjadi salah satu cara menghasilkan uang secara online yang semakin populer. Banyak orang mulai memanfaatkan platform ini untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus memiliki produk sendiri. Melalui program ini, seorang creator dapat mempromosikan berbagai produk yang tersedia di TikTok Shop dan memperoleh commission atau komisi dari setiap penjualan yang berhasil dilakukan.

Jika kamu aktif membuat konten di TikTok, memahami cara kerja TikTok Affiliate bisa menjadi peluang yang sangat menjanjikan. Tidak hanya cocok bagi kreator dengan jutaan pengikut, pengguna dengan jumlah followers yang lebih sedikit pun tetap memiliki kesempatan memperoleh penghasilan selama mampu membuat konten yang menarik dan mampu mendorong penjualan.

Apa Itu TikTok Affiliate?

TikTok Affiliate adalah program kerja sama yang menghubungkan penjual dengan kreator konten. Dalam program ini, kreator akan mendapatkan link khusus untuk mempromosikan produk. Ketika seseorang membeli produk melalui link tersebut, kreator akan menerima komisi sesuai persentase yang telah ditentukan oleh penjual.

Sistem ini menguntungkan kedua belah pihak. Penjual memperoleh promosi yang lebih luas, sementara kreator mendapatkan penghasilan tanpa perlu menyimpan stok barang ataupun mengurus proses pengiriman.

Saat ini, TikTok Affiliate menjadi bagian penting dari strategi digital marketing karena mampu menggabungkan hiburan dan promosi produk dalam satu plaform.


Cara Kerja TikTok Affiliate

Cara kerja TikTok Affiliate sebenarnya cukup sederhana.

  1. Mendaftar sebagai peserta TikTok Affiliate.
  2. Memilih produk yang tersedia di TikTok Shop.
  3. Mendapatkan link affiliate untuk setiap produk.
  4. Membuat video atau melakukan live streaming.
  5. Menyisipkan link produk ke dalam konten.
  6. Mendapatkan commission setiap kali terjadi transaksi yang berasal dari link tersebut.

Semakin banyak orang membeli melalui link milikmu, semakin besar pula komisi yang akan diterima.

Apakah Harus Punya Banyak Followers?

Saat ini banyak penjual yang lebih memperhatikan kualitas konten dibandingkan jumlah pengikut. Video yang menarik, informatif, dan mampu masuk ke halaman For You Page (FYP) memiliki peluang menghasilkan penjualan lebih tinggi.

Oleh karena itu, kamu tidak harus memiliki jutaan followers untuk mulai menghasilkan uang dari TikTok Affiliate. Yang lebih penting adalah konsistensi membuat konten yang relevan dengan produk yang dipromosikan.

Cara Mendaftar TikTok Affiliate

Berikut langkah-langkah umum untuk bergabung.

  • Masuk ke akun TikTok.
  • Buka menu TikTok Shop.
  • Pilih menu Affiliate.
  • Lengkapi data yang diminta.
  • Menunggu proses verifikasi.
  • Setelah disetujui, mulai memilih produk yang ingin dipromosikan.

Beberapa syarat dapat berubah mengikuti kebijakan TikTok di setiap negara.

Apakah Harus Punya NPWP?

Dalam beberapa kondisi, data perpajakan seperti NPWP dapat diminta sebagai bagian dari proses administrasi pembayaran.

Jika penghasilan dari TikTok Affiliate mulai berkembang menjadi sumber pendapatan utama, memiliki NPWP tentu menjadi langkah yang baik agar urusan perpajakan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia.

Namun, persyaratan administrasi dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan TikTok maupun regulasi pemerintah.

Cara Memilih Produk yang Mudah Terjual

Tidak semua produk memiliki peluang penjualan yang sama. Agar commission semakin besar, pilih produk yang:

  • Memiliki banyak ulasan positif.
  • Rating tinggi.
  • Harga kompetitif.
  • Sedang menjadi tren.
  • Memiliki video promosi yang menarik.
  • Memberikan persentase komisi yang besar.

Produk kecantikan, perlengkapan rumah tangga, gadget, hingga fashion menjadi beberapa kategori yang sering memiliki penjualan tinggi di TikTok Shop.

Strategi Marketing untuk TikTok Affiliate

Ilustrasi TikTok Affiliate (dok. Wivi Digital)


Kesuksesan TikTok Affiliate tidak hanya bergantung pada jumlah video yang dibuat, tetapi juga strategi marketing yang diterapkan. Beberapa strategi yang bisa kamu lakukan antara lain:

1. Membuat Review Jujur

Konten yang menunjukkan pengalaman penggunaan produk biasanya lebih dipercaya oleh calon pembeli.

2. Gunakan Storytelling

Alih-alih langsung berjualan, buat cerita yang berkaitan dengan masalah sehari-hari lalu hadirkan produk sebagai solusi.

3. Optimalkan Hashtag

Gunakan hashtag yang relevan agar video lebih mudah ditemukan oleh pengguna TikTok.

4. Konsisten Upload

Semakin sering mengunggah konten berkualitas, semakin besar peluang videomu masuk FYP.

5. Manfaatkan Live Shopping

Live streaming menjadi salah satu cara paling efektif meningkatkan penjualan karena penonton dapat langsung melihat demonstrasi produk.

Berapa Besar Commission TikTok Affiliate?

Besarnya commission berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing penjual.

Ada produk yang menawarkan komisi sekitar 5 persen, sementara produk lainnya bisa memberikan komisi hingga lebih dari 20 persen. Bahkan pada periode promosi tertentu, penjual sering menaikkan komisi untuk menarik lebih banyak affiliate.

Semakin tinggi harga produk dan semakin besar persentase komisinya, maka potensi penghasilan juga semakin besar.

Tips Menjadi Creator TikTok Affiliate yang Sukses

Jika ingin berkembang sebagai creator, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan.

  • Pelajari tren terbaru di TikTok.
  • Gunakan pencahayaan yang baik saat membuat video.
  • Buat thumbnail yang menarik.
  • Tampilkan manfaat produk secara jelas.
  • Hindari promosi yang berlebihan.
  • Bangun kepercayaan audiens melalui konten yang informatif.
  • Analisis performa video secara rutin.

Kepercayaan audiens merupakan aset terbesar bagi seorang kreator. Oleh karena itu, usahakan hanya mempromosikan produk yang memang layak direkomendasikan.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Affiliate Pemula

Banyak pemula gagal memperoleh penjualan karena melakukan beberapa kesalahan berikut:
  • Memilih produk yang tidak sesuai dengan target audiens.
  • Hanya mengunggah video promosi tanpa memberikan nilai tambah.
  • Tidak mencantumkan link produk dengan benar.
  • Jarang mengunggah konten.
  • Kurang memahami kebutuhan calon pembeli.
  • Mengabaikan kualitas video dan audio.
Menghindari kesalahan-kesalahan tersebut dapat membantu meningkatkan peluang mendapatkan lebih banyak komisi.

Kesimpulan


TikTok Affiliate merupakan peluang bisnis digital yang sangat menarik bagi siapa saja yang ingin memperoleh penghasilan dari media sosial. Melalui program ini, kamu dapat mempromosikan produk dari TikTok Shop, membagikan link affiliate, lalu memperoleh komisi setiap kali terjadi transaksi. Bahkan, kamu tidak selalu harus memiliki banyak pengikut untuk memulai, selama mampu membuat konten yang menarik dan relevan.

Selain memahami cara kerja program, seorang creator juga perlu menguasai strategi marketing yang efektif agar produk lebih mudah terjual. Pemilihan produk, konsistensi membuat konten, hingga membangun kepercayaan audiens menjadi faktor penting yang memengaruhi hasil. Di sisi lain, memahami ketentuan administrasi seperti apakah perlu punya NPWP juga penting ketika penghasilan mulai meningkat.

Jika dilakukan secara konsisten, TikTok Affiliate dapat berkembang dari sekadar penghasilan tambahan menjadi salah satu sumber pendapatan utama. Dengan terus mengikuti tren, meningkatkan kualitas konten, dan memanfaatkan berbagai fitur TikTok secara optimal, peluang sukses di dunia affiliate marketing akan semakin terbuka lebar.

Sabtu, 02 Mei 2026

Kabar Hoaks Bagi Guru Madrasah Honorer Cilacap di Hari Pendidikan Nasional

 

Ilustrasi Guru Menerima Honor (Chat GPT/AI)

Oleh: Gita FU

Ada isu panas beredar di media sosial Facebook warga Cilacap. Saya pribadi mengetahuinya dari  postingan Taufick Hidayatulloh. Ia menyebutkan,  bahwa Plt. Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya, akan menghapus  insentif sebesar Rp 100.000 per bulan bagi guru madrasah honorer, demi efisiensi anggaran. Padahal insentif tersebut merupakan buah kebijakan, yang diputuskan Bupati Cilacap (non aktif) Syamsul Aulia Rahman bersama DPRD Cilacap pada November 2025 lalu.

Beragam reaksi dan komentar muncul atas postingan tersebut. Tak sedikit pula yang lalu membagikannya ke dinding medsos masing-masing. Dari pantauan saya, rata-rata komentar warganet bernada marah, kecewa, prihatin, hingga menghujat. 

Namun, usai saya baca sampai tuntas tulisan-tulisan (ada dua dengan topik yang sama) tersebut, saya tak menemukan sumber berita rujukan yang dipakai pemilik akun itu. Bahkan ketika salah satu warganet menanyakan sumber tulisan, ia tak mendapatkan jawaban yang jelas.

Tentu saja saya pribadi amat penasaran dengan isu panas ini. Saya lalu mencari sendiri  dari portal-portal berita baik milik media online maupun laman Pemerintah Kabupaten Cilacap. Hasilnya nihil. Kemudian saya mencari tahu dari teman guru madrasah honorer. Ia mengaku tak tahu ada berita seperti itu.

Akhirnya saya memutuskan langsung bertanya ke narasumber resmi di Pemerintah Kabupaten Cilacap.  Pertama, saya coba menghubungi Kepala Diskominfo Kabupaten Cilacap Buddy Haryanto. 

"Berita itu tidak benar. Tapi untuk mendapatkan keterangan lebih jelasnya silakan menghubungi Pak Sapta Giri, Mba," jawabnya kepada saya melalui telepon, Sabtu (2/5/2026) sore.

Selanjutnya sesuai saran tersebut, saya berkomunikasi langsung dengan Kepala BPKAD Kabupaten Cilacap Sapta Giri Putra. Senada dengan pernyataan Buddy, ia pun menyanggah kabar itu.

Faktanya, pada hari Kamis (30/4/2026) telah berlangsung acara audiensi antara jajaran pengurus PD Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) sekira 15 orang, dengan Plt. Bupati Cilacap Ammy Aulia Fatma Surya yang didampingi Asisten tiga bidang Administrasi Umum Budi Santoso, Kepala Dinas P dan K Cilacap Paiman, Inspektur Inspektorat Cilacap Aris Munandar, dan Kepala BPKAD Cilacap.

“Oleh beliau Plt. Bupati, sudah disampaikan bahwa terkait anggaran pembayaran insentif guru madrasah yang sudah dialokasikan dalam APBD TA 2026, dalam waktu dekat akan dilakukan reviu terlebih dahulu untuk memastikan aspek yuridis atas pengalokasian anggaran tadi benar, dan sesuai dengan ketentuan perundangan,” bebernya kepada saya.

“Setelah ada hasil reviu atas kepastian terkait pembayaran insentif tersebut, akan segera diinfokan kepada pengurus PD PGM," lanjutnya.

Menurut Sapta, informasi tersebut sudah dipahami dan dimaklumi oleh jajaran pengurus PD PGM yang hadir di lokasi audiensi. Adapun durasi yang diperlukan untuk melakukan reviu adalah sesegera mungkin.

“Tidak ada pernyataan Plt. Bupati yang menyatakan (insentif) dicabut,” tegas Sapta.

Setelah mendapatkan informasi resmi tersebut di atas, saya merasakan kelegaan hati. Bahwasannya nasib baik masih berpihak pada guru madrasah honorer/non ASN di Cilacap. Hanya saja, mungkin memang diperlukan sedikit kesabaran, dan kejernihan berpikir, dalam menanti proses realisasinya.

Sedikit mengilas balik. Keputusan pemberian insentif sebesar Rp 100.000 per bulan bagi guru madrasah honorer/non ASN di Kabupaten Cilacap, resmi disahkan pada bulan November 2025 oleh Bupati Cilacap (non aktif) Syamsul Aulia Rahman. Sekda (non aktif) Cilacap Sadmoko Danardono kala itu menyampaikan dalam keterangan resmi, bahwa insentif bagi 4.900 guru di 24 kecamatan tersebut masuk dalam APBD TA 2026.   

Tentunya keputusan yang sudah masuk dalam kebijakan APBD 2026 bukanlah keputusan yang mudah dicabut begitu saja, bukan?

  

 

 

  

Minggu, 22 Februari 2026

Dari Teri ke Bayam, Ide Sahur Praktis Anti Ribet

 

Teri Kacang Bumbu Balado (foto: Resep Dapur Harian/WA)

Oleh: Gita FU 

Cilacap, kopidarigita.com--Apa kabar, Sobat? Puasa sudah berjalan sekian hari. Tentu kalian semakin enjoy, dong, ya? Atau masih suka bingung dengan menu sahur setiap hari?

Di postingan kali ini aku ingin berbagi beberapa ide menu untuk sahur yang praktis, menurut versiku. Sebab sebagai ibu yang tidak begitu mahir memasak, aku punya kecenderungan mencari jalan termudah. Nah, siapa tahu di antara kalian ada yang mirip denganku. Yuk, kita saling berbagi ilmu. 

Tanpa berpanjang kata lagi, ini dia daftarnya.

1. Teri kacang bumbu balado

Sesuai namanya menu ini berbahan utama ikan teri dan kacang tanah. Ikan teri yang dipakai adalah jenis teri nasi, yang mudah dikenali dari ukurannya yang kecil ya, Sobat. Menu ini cocok dimasak sebagai persediaan lauk harian sebetulnya. Karena teksturnya tidak berkuah, pedas, dan gurih. Pas untuk teman nasi hangat di kala sahur.

Aku akan spill resepnya kepada kalian. Simak, ya.

Bahan Utama:

* 200 gram teri nasi / teri medan 

* 250 gram kacang tanah kupas 

* Minyak secukupnya untuk menggoreng 

 Bumbu Halus:

* 8–10 buah cabai merah keriting 

* 5 buah cabai rawit merah (sesuaikan tingkat pedasnya)

* 4 siung bawang putih 

* 6 siung bawang merah 

* 1 buah tomat merah 

* 1 sdt garam 

* 1 sdm gula pasir

* ½ sdt kaldu bubuk (opsional)

Cara Membuat:

A. Goreng Kacang & Teri

* Goreng kacang tanah dengan api sedang hingga matang dan kecokelatan

* Angkat dan tiriskan.

* Goreng teri hingga kering dan renyah (jangan terlalu lama agar tidak pahit).

* Tiriskan dan sisihkan.

B. Tumis Bumbu Balado

* Haluskan semua bahan bumbu.

* Tumis dengan sedikit minyak hingga harum dan matang (tandanya minyak mulai terpisah dari bumbu)

* Koreksi rasa: harus gurih, manis, dan pedas seimbang 

C. Campur Semua

* Kecilkan api.

* Masukkan kacang dan teri ke dalam tumisan bumbu.

* Aduk cepat hingga tercampur rata dan bumbu melapisi semuanya 

D. Dinginkan

* Angkat dan biarkan dingin terlebih dahulu agar tetap renyah 

* Simpan dalam wadah kedap udara supaya tahan lama 🫙

Tips Supaya Renyah & Tahan Lama

✅ Pastikan teri benar-benar kering saat digoreng.

✅ Gunakan api kecil saat mencampur agar tidak gosong.

✅ Bisa ditambahkan daun jeruk iris tipis untuk aroma lebih segar

2. Bayam rebus

Ini mudah sekali, Sobat. Bayam yang sudah dibersihkan dan dipotong-potong sebelumnya, tinggal kalian rebus dalam air mendidih secukupnya. Beri sedikit garam, gula, dan kaldu bubuk supaya mirasa. Setelah matang, angkat, tiriskan dan sajikan. Oiya, boleh juga menambahkan bumbu pecel sebagai variasi rasa.

3. Telur rebus dan kecap

Ketimbang digoreng, sesekali sajikan telur rebus untuk sahur, Sobat. Selain mengurangi minyak, telur rebus juga aman buat yang punya asam lambung. Kecap bisa ditambahkan sebagai variasi rasa.

Demikian tiga ide resep sahur yang cukup praktis. Jangan bingung lagi, ya. Karena sebenarnya makanan paling baik adalah makanan yang ada dan tersedia saat itu di rumah. Dan berkah sahur bukanlah terletak pada jenis makanan yang kita makan, melainkan kesadaran kita untuk mengikuti sunah Nabi Muhammad Saw. Wallahu a'lam.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya ya, Sobat. 


"Challenge Menulis IIDN"




Minggu, 15 Februari 2026

Ngumpul, Ngonten, Ngasilke Cuan di Ngapak Influencer Summit Perdana

Ngapak Influencer Summit di Hotel NS, Cilacap (foto/Gita FU)

Oleh: Gita FU

Cilacap, kopidarigita.com-- Ratusan kreator konten, Influencer, dan pebisnis daring berkumpul dalam acara Ngapak Influencer Summit yang diselenggarakan oleh Komerce dan Wivi Digital, di ruang pertemuan Hotel NS, Jalan Jend. A. Yani, Cilacap, pada Sabtu, 14 Februari 2026. 

Temu muka perdana ini menghadirkan edukasi, dialog interaktif dari sejumlah narasumber pilihan yakni Wahib Rosadi (Official TikTok, Creator & Shopee Affiliate), Iyandri Tiluk Wahyono (Official Content Creator, Edukasi Affiliate TikTok), dan Alfin Kenyang (Content Creator Foodies). Bertindak selaku moderator Tria Novanda Putri (Creative Enterpreneur, Professional Moderator). Tema yang diusung adalah Strategi Konten untuk Affiliate dan Influencer.

Acara diawali kata sambutan oleh Direktur Wivi Digital Cilacap Teguh Sugiono. Ia mengatakan Wivi Digital ingin menjalin silaturahmi dengan para konten kreator di Barlingmascakeb. Awalnya mereka memulai dari pertemuan di kalangan pegiat bisnis digital. 

"Lalu kami ingin mengadakan yang lebih besar, silaturahmi, kolab antara Influencer, kreator, dan seller di Cilacap," urainya. 

Selanjutnya di acara sambutan kedua ada Syaiful, Direktur Operasional Komerce, yang menjelaskan konsep yang diusung perusahaannya.

"Komerce adalah penyedia jasa ekosistem untuk pasar digital. Kantornya di Karangmoncol, Purbalingga. Berdiri tahun 2019," urainya di hadapan peserta.

Produk awal Komerce adalah Komtim, yakni pelatihan berbasis digital. Anak-anak muda di desa dilatih skill digital, yang nantinya membantu para pebisnis online mengembangkan usaha mereka. 

Sedangkan Komlab adalah sebuah platform yang diinisiasi Komerce, untuk para pebisnis online agar terkoneksi dengan affiliate/content creator. Atau menjadi semacam agensi. Usia Komlab baru memasuki usia tiga bulan, dan telah menjadi MCN atau Multi Channel Network yang berpartner secara resmi dengan TikTok Indonesia.

Daging dari Para Narasumber 

Ki-ka: Wahib Rosadi, Tria Novanda, Iyandri, dan Alfin Kenyang (foto/Gita FU)

 Iyandri menjadi narasumber pertama yang berbagi pengalamannya dengan para peserta. Menurutnya iklim di TikTok kini berbeda dengan beberapa tahun lalu.

"TikTok sekarang lebih ketat terhadap para Influencer. Konten sampah tidak diberi ruang sebebas dahulu," katanya.

 Ia juga membagikan beberapa tips untuk affiliator atau kreator konten yang baru mulai terjun di platform TikTok. Iyandri pun menyarankan untuk tidak fokus kepada jumlah follower, melainkan ke usaha membuat konten yang konsisten dan gigih.

Sementara Alfin Kenyang, yang terkenal dengan konten ulasan tempat makan di Cilacap, lebih banyak berbagi kisah bagaimana dirinya terjun ke dunia konten.

"Saya mulai ngonten di tahun 2019. Saat itu di Cilacap belum banyak content creator," terangnya.

Alfin mengaku sebagai penyuka kuliner. Oleh karena itu ia memutuskan sejak awal fokus pada dunia makanan. Dan itu menjadi salah satu kunci kesuksesan yang diraihnya. Selain itu ketelatenan juga menjadi syarat lainnya.

Beda lagi dengan Wahib Rosadi. Pria ini awalnya adalah karyawan sebuah perusahaan. Kemudian ia mulai mencoba menjualkan produk-produk teman kantornya secara live di malam hari.

Tak dinyana apa yang dilakukannya menjadi jalan penghasilan baru. Ia kemudian memutuskan terjun menjadi affiliate di Shopee dan TikTok.

Bertabur Hadiah dan Produk Gratis Sponsor

Sebagian peserta terlihat antusias (foto/Gita FU)

Para peserta terlihat begitu antusias mengikuti pemaparan para narasumber. Demikian pula ketika moderator membuka sesi tanya jawab. Mereka berlomba-lomba mengacungkan tangan agar bisa bertanya langsung kepada narasumber.

Panitia menyediakan kejutan berupa doorprize kepada beberapa penanya beruntung. Selain itu beberapa sponsor pun membagikan sampel produk secara cuma-cuma. 

Produk-produk sampel tersebut antara lain berupa madu, skincare anak, dan parfum. Apalagi ada doorprize utama berupa water heater dari PT. Air Hangat Indonesia bagi tiga affiliate terpilih. Nantinya produk-produk tersebut bisa menjadi bahan ulasan di media sosial dan marketplace.

Di akhir acara panitia menjanjikan adanya keberlanjutan forum para Influencer, content creator, dan affiliator di wilayah Barlingmascakeb. Tentunya ini jadi angin segar di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Ngumpul, Ngonten, Ngasilke!

Minggu, 25 Januari 2026

Chef Hotel Dafam Cilacap Ajari Bikin Kue Mochi di Kids Cooking Class

 

Peserta Kids Cooking Class Dafam Cilacap
Peserta Kids Cooking Class berfoto bersama Chef Rochman dan Tim F&B Hotel Dafam Cilacap (dok/Adit).

Cilacap, kopidarigitadotcom--Sekira dua puluh anak mengikuti Kids Cooking Class yang diadakan oleh Hotel Dafam Cilacap pada hari Minggu, 25 Januari 2026, pagi. Mereka diajari membuat kue mochi dengan varian rasa buah dan cokelat oleh Chef Rochman serta tim Food And Beverages (F&B) Hotel Dafam Cilacap, di Tulip Meeting Room.

Anak-anak tersebut terlihat antusias mengikuti rangkaian acara mulai dari ice breaking, Hotel Tour ke kolam renang hotel, hingga acara inti. Mereka didampingi oleh orang tua, yang turut menyaksikan dengan ekspresi senang.

Chef Rochman menerangkan konsep kue mochi di hadapan anak-anak, sebelum memulai kegiatan.

"Mochi asalnya dari Jepang. Artinya tepung beras. Ciri khas kue ini memiliki tekstur yang empuk, dan biasanya diberi isian kacang merah," terangnya.

Menurut juru masak Hotel Dafam Cilacap ini, di Indonesia sendiri ada kue moci dari wilayah Bandung yang sudah diterima oleh masyarakat luas.

Selanjutnya para peserta dari rentang usia 4-10 tahun tersebut, dibagi menjadi lima kelompok masing-masing terdiri dari empat anak. Mereka ditempatkan mengelilingi meja berisi bahan-bahan kue, yang telah dibagi ke dalam mangkuk-mangkuk sesuai jumlah peserta.

Bahan-bahannya terdiri dari dua gumpal adonan yang dibuat dari tepung beras ketan berwarna merah dan putih, pasta cokelat, serta buah stroberi. Di tengah meja terdapat sepiring tepung maizena sangrai, digunakan untuk membaluri bagian luar kue. Sebelum mengikuti instruksi dari Chef Rochman, anak-anak diminta memakai sarung tangan plastik yang sudah disediakan. 

Ketika sesi pembuatan kue tengah berlangsung, muncul keseruan-keseruan spontan khas anak-anak. Mereka pun terlihat amat menikmati proses. Apalagi ketika kue telah jadi dan diwadahi kemasan mika yang cantik. Wajah-wajah peserta terlihat puas dan bangga.


Tiga Peserta Terbaik bersama Chef Rochman dan timnya (dok/Adit).

Chef Rochman dan tim kemudian berkeliling ke meja-meja peserta, untuk menilai kerapian serta kebersihan penampilan kue mochi. Alhasil tiga anak dipilih sebagai peserta terbaik, dan menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Secara terpisah, ibu dari Raya (4) mengatakan ia sengaja mengikutsertakan anaknya ke acara Kids Cooking Class tersebut.

"Supaya anak saya belajar berani, dan bergaul dengan teman-teman," katanya kepada penulis.

Usai acara memasak, para peserta mendapatkan sertifikat dari Hotel Dafam Cilacap. Kemudian mereka melakukan sesi foto bersama Chef Rochman dan tim yang bertugas. Selain membawa pulang kue mochi, para peserta juga mendapat kesempatan berenang di kolam renang Hotel Dafam Cilacap.

Sabtu, 10 Januari 2026

Konsep Baru, Warung Makan Barokah Ajak Masyarakat Turut Bersedekah

 

Banner tampak depan Warung Barokah (dok.pri/GFU)

Oleh: Gita FU

Cilacap, kopidarigitadotcom--Memasuki tahun kelima, Warung Makan Barokah (disingkat WB) melakukan peluncuran dan pembukaan WB, dengan konsep dan tempat baru di Jalan Rinjani No. 60, Cilacap (sebelah Ayam Abang), pada hari Jumat, 9 Januari 2026 lalu. Kali ini para pengelola WB mengajak partisipasi pengunjung dalam gerakan Serbu, Sedekah Dua Ribu.

Menurut Emmi, salah seorang pengelola, nominal dua ribu tidak dimaksudkan membayar makanan yang disajikan. Melainkan untuk memantik kesadaran masyarakat akan indahnya bersedekah.

"Dua ribu itu minimalnya. Tapi bukan itu sebenarnya, yang kami maksud adalah agar kesadaran bersedekah ini semakin meluas. Terutama di kalangan umat Islam," tuturnya kepada saya, di sela-sela kegiatan ramah tamah dengan para tamu undangan dari jamaah pengajian.

Senada dengan rekannya, Yetty Asofie pun menegaskan keinginan pengelola WB untuk naik level. Jika pada tahun lalu WB murni menyediakan makan gratis, kini mereka ingin menebarkan virus bersedekah.

"Allah tidak memandang berapa nominal yang kita sedekahkan. Tapi memandang niat dalam hati kita. Selain itu, sedekah tidak harus menunggu punya banyak uang. Makanya uang dua ribu pun sama berartinya dengan sedekah ratusan ribu," tegasnya kepada penulis.

Yetty menjelaskan teknis pelaksanaan gerakan Serbu. "Nantinya di meja prasmanan ada kotak atau kaleng yang kami taruh bersebelahan dengan tempat aneka lauk. Lalu mbak Ani (staf WB) akan mengingatkan pengunjung mengisi kotak itu sebelum mereka mulai mengambil makanan."

Yetty dan Emmi optimis cara itu akan mendapat respon baik. Sebab nominalnya yang kecil dirasa bakal memudahkan orang-orang untuk tidak ragu bersedekah. Selain itu, WB tetap menerima donatur yang ingin menitipkan sedekah berupa barang, buah, maupun sembako. 

Di tempat yang baru ini WB punya jam operasional berbeda. Selain libur di hari Ahad dan hari besar Islam, kini warung tutup pula setiap hari Senin dan Kamis. Menurut penjelasan pengelola, Senin dan Kamis adalah waktu untuk melaksanakan puasa Sunnah.

"Kami ingin WB menjadi agen atau penyampai nilai-nilai Islam kepada masyarakat sekitar. Selain konsep (ber)sedekah tidak harus menunggu kaya, kami pun ingin mensyiarkan perkara-perkara yang dicontohkan dan dicintai oleh Nabi, yaitu puasa Senin-Kamis," jelas Emmi. 

Ringkasnya, WB kini buka setiap hari Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu mulai pukul 10.00-13.00 WIB. Sama seperti sebelumnya, WB membuka diri kepada siapa saja yang membutuhkan makan di tempat. Menu yang disajikan pun selalu berganti setiap hari, dan rasanya enak. Sebab WB sengaja mempekerjakan juru masak yang handal. 

Secara terpisah Yetty Asofie menyampaikan harapan besarnya, terkait perjalanan WB ini.

"Masih sama seperti sebelumnya. Saya berharap ada orang yang mau mendonorkan tempat permanen untuk WB. Sehingga napas WB akan lebih longgar. Saya dan teman-teman tinggal fokus mengelola WB, tanpa dibuat cemas dengan urusan perpanjangan sewa tempat seperti yang sudah-sudah," tuturnya penuh semangat.

Menurut pensiunan PNS Kabupaten Cilacap ini, orang yang tergerak menyumbangkan tempatnya untuk WB kelak akan memperoleh keuntungan besar. Sebab hakikatnya sedekah tidak membuat harta berkurang, melainkan terus bertambah dengan pahala yang mengalir hingga di akhirat kelak. 

"Saya percaya kita semua bisa ambil bagian dalam kerja akhirat ini. Ada yang menyumbang harta, tenaga, bahkan tulisan yang bermanfaat, tanpa mengurangi pahala satu sama lain," tandasnya. 

Pembaca yang ingin menyalurkan donasi silakan melakukan transfer ke nomor rekening Bank Muamalat 542001 1528 atas nama Luki Herawati. Setelah itu bukti transfer bisa dikonfirmasi ke nomor salah satu pengelola yang terdapat pada banner di muka warung.



Sabtu, 03 Januari 2026

Mlowes Skincare Cilacap, Siap Bikin Perempuan Tampil Kian Luwes

 

Mira Mahmudah dan Mlowes Skincare, Brand Lokal Cilacap (Dok. Satria Galih/suaraindonesia)

Oleh: Gita FU

Cilacap, kopidarigita.com--Halo, Sobat kopidarigitadotcom! Alhamdulillah kita bersua kembali di tahun 2026 ini. 

Aku bawa kabar gembira nih, khususnya buat kaum perempuan. Sebuah perusahaan industri kosmetik dan perawatan kulit di Kecamatan Kroya, Cilacap bernama PT. Erniuni Cosmetic Indonesia, kini telah memproduksi rangkaian skincare ber-merk Mlowes.

Perusahaan ini fokus menghasilkan dan mengembangkan produk kosmetik lokal namun dengan standar produksi modern, formulasi berkualitas melalui proses higienis dan tentunya legal.

Adapun produk yang sedang dikembangkan mencakup rangkaian perawatan wajah harian seperti facial wash, toner, serum, day cream, night cream, moisturizer, dan sunscreen. Kandungan di dalamnya disebut mampu membantu menyamarkan flek hitam dan bekas jerawat, meratakan warna kulit, menjaga kelembapan, sekaligus memperkuat skin barrier agar kulit tampak lebih sehat dan bercahaya. 

Mira Mahmudah, Direktur PT KLS--distributor tunggal Mlowes Skincare--dalam keterangan yang aku lansir dari suaraindonesia.co.id menyebutkan dalam jangka waktu tak lama lagi PT Erniuni Cosmetic Indonesia akan menyajikan produk lain seperti body care series, body lotion, body wash, body scrub. 

Mira juga mengatakan bahwa merawat diri bukan semata persoalan penampilan, tapi bagian dari menjaga kebahagiaan rumah tangga.

“Setiap perempuan ingin tampil cantik alami dan merasa dicintai setiap hari. Dan bagi seorang istri ataupun ibu, merawat diri adalah bagian dari menjaga keharmonisan rumah tangga,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).

Sebagai brand skincare lokal, Mlowes bisa menjadi solusi bagi para istri yang ingin merawat diri agar terlihat cantik, atau luwes, di mata suami. 

"Mlowes skincare ini hadir untuk ibu dan remaja putri. Bersama Mlowes untuk cantik alami sehingga layak untuk dicintai setiap hari," ucap Mira.

"Produk Mlowes bisa dibeli di marketplace resmi Tiktok dan Shopee sehingga mudah diakses oleh masyarakat luas," tutupnya.

Sobat yang tertarik lebih jauh bisa lanjut ke media sosial mereka, ya. Semoga bermanfaat.

Rabu, 05 November 2025

Kolaborasi KBSA dan KLC demi Memajukan Literasi di Cilacap


Nurul Mae dan Mitri Komalasari
Nurul Mae dan Mitri Komalasari usai Workshop Literasi Keuangan (Foto: GFU)

oleh: Gita FU

 Cilacap, kopidarigita.com—Sobat, kolaborasi adalah kerja sama antara dua atau lebih individu, kelompok, atau organisasi, untuk mencapai tujuan bersama. Pihak-pihak yang terlibat saling berbagi sumber daya, keahlian, dan tanggung jawab agar mencapai hasil yang diinginkan. Dengan kolaborasi, hasil yang dicapai biasanya lebih baik dibanding bekerja seorang diri.

 Alasan tersebut agaknya mendasari Nurul Mae, pendiri Kelompok Belajar dan Taman Baca Masyarakat Semesta Alam, serta Mitri Komalasari, pendiri Klub Literasi Cilacap, berkolaborasi dalam sejumlah kegiatan edukasi dan penguatan literasi di wilayah Ciacap. Yang terbaru adalah kolaborasi mereka di Workshop Literasi Keuangan, pada Sabtu (25/10/2025) lalu, di Aula Perpustakaan Daerah Cilacap.

Baca juga: Pegiat Literasi Cilacap Ajak Masyarakat Sadari Literasi Keuangan di Era Digital 

Sebagai informasi tambahan, Nurul Mae belum lama ini menerima Penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap, lho. Penghargaan ini diserahkan pada Kamis, 30 Oktober 2025, di Hotel Sindoro, Cilacap. Menurutnya, apresiasi tersebut  seolah menjadi kado manis setelah lima tahun kiprahnya di masyarakat.


Nurul Mae terima penghargaan
Nurul Mae (berbaju merah muda) saat menerima hadiah Penghargaan Gerakan Budaya Gemar Membaca secara simbolis, tempo hari (Foto: NM/KBSA)

Sementara Mitri dan Klub Literasi Cilacap konsisten mengadakan kegiatan yang mendorong minat baca generasi muda. Ia dan Semesta Buku menyelenggarakan Bincang Buku, di event yang disponsori oleh Gramedia itu pada Jumat, 31 Oktober 2025, di Aula Politeknik Negeri Cilacap. Acara Bincang Buku tersebut terbukti mengundang minat banyak peserta dari berbagai latar  belakang.  


Mitri dan Bincang Buku
Klub Literasi Cilacap usai Bincang Buku di Semesta Buku (Foto: MK/KLC)

 Kembali ke topik kolaborasi di awal.  Saya sempat berbincang-bincang dengan  Nurul Mae (NM) dan Mitri K. (MK) usai acara Workshop Literasi Keuangan. Berikut hasilnya saya rangkum untuk sobat semua.

 

Apa tujuan mengadakan workshop?

NM:  Tujuannya mengedukasi teman-teman terkait literasi keuangan, manajemen keuangan, dan permainan edufin.

Siapa yang menjadi sasaran edukasi?

NM: Kelompok usia SMA, mahasiswa, ibu  rumah tangga, dan masyarakat umum.

Apa alasan menyelenggarakan workshop?

NM: Dari KBSA/TBM (Komunitas Belajar Semesta Alam/Taman Bacaan Masyarakat) sejak awal konsen ke kegiatan pendidikan, salah satunya bidang literasi. Literasi sendiri mencakup banyak hal salah  satunya literasi keuangan. Kebetulan saya sendiri berkesempatan bulan lalu (September) mengikuti Training dari OJK Purwokerto. Jadi untuk menyebarkan ilmu yang sudah saya dapatkan dari training, dibuatlah workshop ini.

Bagaimana kesadaran masyarakat Cilacap tentang  literasi keuangan?

NM: Untuk jumlah pasti, kan, perlu survei. Untuk perkiraan masih menengah, yang masih perlu digencarkan sosialisasinya.

Apakah workshop Literasi Keuangan akan berlanjut?

NM: Saya belum tahu. Jika memang masih ada teman yang menginginkan, ya nanti kita adakan dengan kolaborasi yang lebih luas.

Apa harapannya setelah mengadakan kegiatan ini?

NM: Harapannya, ya, dengan adanya literasi keuangan maka  semakin aware dengan pengelolaan keuangan  supaya (hidup) lebih baik lagi, dan terhindar dari utang yang buruk.

 

Apa peran Klub Literasi Cilacap (KLC) pada acara ini?

MK: Peran KLC sebagai kolaborator. Karena KLC mendukung kegiatan-kegiatan yang konsen dibidang literasi.

Bagaimana antusiasme peserta menurut pantauan KLC?

MK: Saya menilai antusiasme peserta cukup tinggi. Dan dari ekspresi peserta seolah tercerahkan.  Karena setelah dapat edukasi peserta mendapat wawasan baru tentang mengelola uang.

Apakah di lain kesempatan KLC akan mengadakan sendiri  workshop semacam ini?

MK: Sepertinya tidak. Kami tetap ingin berkolaborasi  dengan pegiat literasi lainnya agar ilmu dan wawasan dapat saling ditularkan.

NM: Karena kolaborasi itu saling menguatkan (tertawa bareng).


Wah, mereka kompak bener, ya, Sobat? Kita  doakan, yuk, semoga semakin banyak generasi muda di Cilacap yang sadar akan pentingnya edukasi dan literasi, bagi masa depan yang lebih baik. Aamiin.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya! 

Senin, 03 November 2025

Kisah di Balik Novel Ratu Kalinyamat

 

Penulis Novel Ratu Kalinyamat
Setyo Wardoyo saat gelar wicara di acara Jumpa Penulis Novel Ratu Kalinyamat (Foto: dokpri/GFU)

Oleh: Gita FU

Cilacap, kopidarigita.com—Sobat, siapa nama tokoh wanita dalam sejarah Nusantara yang sudah kalian ketahui? Mungkin sebagian besar jawabannya adalah RA. Kartini, Tjut Nyak Dien, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, atau Kristina Marta Tiahahu. Semuanya tak salah. Namun jika kita mundur kembali ke masa kerajaan, ada banyak nama gemilang yang mungkin jarang mencuat di pelajaran sejarah sekolah. Sebut saja Laksamana Keumalahayati dari Aceh, Ratu Shima dari Kalingga, Tribhuwana Tunggadewi dari Majapahit, dan Ratu Kalinyamat dari Jepara.

Patut disyukuri, studi sejarah terbaru telah berhasil mengulik nama-nama tersebut beserta peranan masing-masing. Bahkan kisah Ratu Kalinyamat diangkat ke dalam novel fiksi sejarah berjudul sama. Penulisnya adalah Setyo Wardoyo, yang sebelumnya sukses pula menulis novel berjudul The Rise of Majapahit.

Nah, pada hari Kamis, 30 Oktober 2025 lalu saya berkesempatan mengikuti acara Jumpa Penulis Novel Fiksi Sejarah “Ratu Kalinyamat” Setyo Wardoyo, di Hall Anggraeni Hotel Sindoro, Cilacap. Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cilacap, sebagai satu rangkaian dengan  Penutupan Pameran Literasi yang telah digelar sejak 28-30 Oktober 2025. Tentunya hal ini  adalah suatu pengalaman berharga bagi saya.    

Oh iya, Sobat, sebelum sesi gelar wicara dimulai kami disuguhi penampilan luar biasa dari Keylha Hasna Aulia yang menyanyikan “Jepara 1574”, dan Dyah Gayatri Kusumarini yang membacakan puisi “Jepara 1574”. Asli, penampilan mereka bikin terpukau, lho.

Setelah itu tibalah saat yang ditunggu. Setyo Wardoyo, lelaki alumni SMAN 1 Cilacap yang punya sapaan akrab Yoyo, memaparkan secara sistematis proses di balik layar penulisan novel Ratu Kalinyamat. Ia bilang latar belakang memilih tokoh perempuan, antara lain guna melengkapi dan mengenalkan sosok tokoh utama kepada khalayak. Ratu Kalinyamat sendiri adalah putri Sultan Trenggono. Ia hidup di Jepara di abad 16, di masa kedatangan Portugis ke Nusantara. Nama aslinya, Ratu Mas Ayu Ratna Kencana.

Setyo mengungkapkan ia ingin mengangkat peran perempuan dalam sejarah. Selain itu ia juga menyoroti situasi  maritim kala itu, serta mengangkat budaya lokal.

Mengingat genre novelnya adalah fiksi sejarah maka Setyo menggunakan beberapa metode penulisan. Pertama, metode riset pustaka sehingga ia menemukan empat sumber primer dari Portugis, referensi dari Forum Diskusi Denpasar 12 yang digagas Lestari Moerdijat (wakil Ketua MPR RI), dan laporan Riset Penelitan Empiris Ratu Kalinyamat.

Kemudian ia juga bertemu narasumber yang memiliki keterkaitan dengan sejarah lokal,  termasuk menemui kuncen, demi menggali cerita-cerita lisan yang belum didokumentasikan dalam bentuk arsip. Setelah merasa mendapat cukup bahan barulah ia mulai menulis.

Fyi Sobat, novel Ratu Kalinyamat karya Setyo Wardoyo telah diterbitkan oeh Grasindo, Desember 2024 lalu. Tebal novelnya adalah 496 halaman. Wajar tebal, ya, mengingat genre yang diusung kisah ini.

 

Peran Ratu Kalinyamat

 

Cover Novel Ratu Kalinyamat (Foto: Grasindo) 

Menurut data dan fakta sejarah yang saya baca di Laporan Hasil Penelitian Empiris  Ratu Kalinyamat, diterbitkan oleh MPR-RI, 2025, Ratu Kalinyamat  adalah sosok pemimpin perempuan pertama  yang mencetuskan anti-kolonialisme terhadap Portugis di abad XIV. Ia sosok yang   tangguh, bermental baja, dan amat berpihak kepada rakyatnya. 

Bayangkan, sang ratu meneruskan tampuk kepemimpinan setelah suaminya Pangeran Hadiri tewas dibunuh Arya Penangsang, penguasa Blitar yang ingin merebut kekuasaan di Demak. Bukannya goyah setelah kematian tragis suaminya, ia malah berhasil menegakkan marwahnya. Terutama setelah akhirnya Arya Penangsang mati di tangan Jaka Tingkir atau Hadiwijaya. Ratu Kalinyamat mendedikasikan hidup untuk kemajuan Jepara.

Di samping itu, Ratu Kalinyamat adalah diplomat unggul. Berkat diplomasinya, ia berhasil membentuk poros maritim dengan kesultanan lain (Aceh, Cirebon, Hitu). Poros inilah yang berhasil merepotkan Portugis dengan empat kali serangannya. Serangan pertama pada 1551, ia mengirimkan pasukan ke Malaka, atas permintaan Kerajaan Aceh.

Serangan kedua, pada 1564, ia mengirimkan pasukan ke Teluk Ambe, atas  permintaan Sultan Ternate. Tujuannya guna menangkal upaya pendudukan Portugis.

Ketiga pada 1565, Ratu kembali mengirimkan pasukan ke wilayah Ambon. Kali ini atas permintaan Sultan Hitu, untuk melawan hegemoni Portugis terhadap sumber-sumber ekonomi, dan pelabuhan.

Keempat, pada 1574, ia secara mandiri mengirimkan 15 ribu pasukan dan 30 jung besar ke Malaka untuk menyerang Portugis. Ke empat serangan ini tergambar dalam buku-buku primer yang terbit di Portugis.

 Atas keberanian, dan kepandaiannya ini pihak Portugis pun menaruh rasa hormat kepadanya. Ratu Kalinyamat  diberi julukan Rainha de Japora, Senhora Poderosa e rica. Artinya, Ratu Jepara, seorang wanita kaya dan sangat berkuasa.

Seni ukir Jepara pun maju pesat di bawah kepemimpinan sang Ratu. Demikian pula pelabuhan jepara kala itu menjadi besar, dan memegang peran strategis dalam perdagangan lintas kerajaan.

Semua sepak terjang tersebut benar-benar pantas diteladani oleh bangsa Indonesia saat ini. Ratu Kalinyamat telah mencontohkan semangat dan patriotisme, sekaligus kecerdikan, dan pandangan visioner. Ia pantas dijadikan salah satu pahlawan nasional kita, bukan?

Demikianlah Sobat, sedikit catatan pinggir terkait pengalaman saya mengikuti Jumpa Penulis Setyo Wardoyo. Ups, hampir lupa. Menjelang akhir sesi gelar wicara, Setyo sempat membocorkan novel berikutnya bakal mengangkat kisah kepahlawanan dari Cilacap. Wow, tak sabar menunggu hasilnya kelak.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya, Sobat!

 

 

 

     


Kamis, 30 Oktober 2025

Pegiat Literasi Cilacap Ajak Masyarakat Sadari Literasi Keuangan di Era Digital

 

Peserta dan Narsum workshop literasi keuangan
Para peserta dan Narasumber Workshop Literasi Keuangan di Aula Perpustakaan Daerah Cilacap (Foto: KBSA)

Oleh: Gita FU

Cilacap, kopidarigita.com—Sobat, mungkin selama ini yang ada di benak sebagian besar kita mengenai keuangan, hanya terbatas pada alur kas masuk dan keluar. Namun ternyata jika dikaitkan dengan literasi, maka perkara uang bisa lebih kompleks daripada itu. 

Pengetahuan itulah yang saya dapatkan kala mengikuti Workshop Literasi Keuangan yang diselenggarakan di Aula Perpustakaan Daerah Cilacap pada Sabtu, 25 Oktober lalu. Acara ini merupakan kolaborasi sejumlah komunitas dan pegiat literasi di Cilacap, serta menghadirkan dua narasumber yaitu Nurul Mae, pegiat edukasi dan literasi, dan Arviant Enggar, pendiri Edufornia. 

Nurul Mae menyajikan materi berjudul “Manage Your Money” atau Aturlah Uangmu. Ia menyebutkan alasan mengapa uang perlu diatur, yakni membantu kita mencapai tujuan dalam hidup, serta mengantisipasi berbagai kemungkinan yang bisa menggagalkan tujuan-tujuan tersebut. Di sinilah pentingnya memahami literasi keuangan, dan mengenal inklusi keuangan.

Pendiri Komunitas Belajar dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Semesta Alam ini, memaparkan pengertian literasi keuangan dan inklusi keuangan kepada puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa, ibu rumah tangga, dan masyarakat umum.

“Literasi keuangan adalah pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang mempengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, dan pengelolaan keuangan, guna mencapai kesejahteraan keuangan masyarakat.”

“Inklusi keuangan adalah ketersediaan akses pada berbagai lembaga produk dan layanan jasa keuangan, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.”


Nurul Mae, pendiri KBSA, TBM Semesta Alam,
 Duta Literasi Keuangan OJK 2025 (Foto: GFU)

 

Nurul yang juga Duta Literasi Keuangan OJK 2025, serta Sobat Lik Jaka, ini menyebutkan tiga macam tujuan keuangan. Tujuan itu adalah jangka pendek (1-3 tahun), jangka menengah (3-5 tahun), dan jangka panjang (lebih dari 5 tahun).

Selain mendapatkan sejumlah teori praktis, para peserta juga diajak mempraktikkan sejumlah tugas dengan cara membentuk kelompok diskusi. Hal ini menimbulkan keseruan tersendiri karena para peserta dari beragam latar belakang ini jadi saling mengenal. Nurul meminta mereka mendiskusikan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

Kemudian peserta juga diajak mempraktikkan cara mengatur keuangan menggunakan persentase anggaran ideal. Topik ini pun menghadirkan kegembiraan karena tiap kelompok diberi modal dana yang nominalnya berbeda-beda, meskipun fiktif.

Belajar Jadi Kaya lewat Edufin


Arviant Enggar, pendiri Edufornia, saat memberi materi (foto: GFU)

Di sesi kedua materi diisi oleh Arviant Enggar, pendiri komunitas Edufornia. Ia mengajak para peserta belajar keuangan melalui permainan Edufin.

Permainan tersebut secara tak langsung menunjukkan bagaimana caranya seseorang menjadi kaya. Ada elemen uang masuk, pengeluaran rutin, tabungan, investasi, penghasilan pasif, dan pengeluaran tak terduga. Tujuan akhir permainan adalah status kebebasan finansial si pemain, di mana ia berhasil memiliki pendapatan pasif yang lebih besar dari pendapatan pokok. 

Enggar menyitir ilmu yang ia peroleh usai membaca buku karya Robert T. Kiyosaki berjudul “Rich Dad, Poor Dad”. Di mana dalam buku itu diterangkan perbedaan pola pikir (mindset) ayah miskin dan ayah kaya. Karena ternyata untuk mengubah diri kita menjadi orang kaya/berpenghasilan tinggi, pertama kali yang mesti diubah adalah pola pikir.

Kemudian ia menerangkan tentang empat kuadran dalam dunia keuangan yang sedikit banyak berpengaruh terhadap masa depan finansial kita. Empat kuadran tersebut adalah:

  1.  Employee (karyawan/pegawai); memiliki gaji bulanan tetap, jika tidak bekerja maka takada pemasukan. Contoh: PNS, guru, pegawai kantor
  2. Self-employee (pekerja mandiri); penghasilan tidak tetap, kerja sendiri tanpa bos, jika takada pekerjaan maka takada pemasukan. Contoh: editor lepas, kreator konten, desainer.
  3. Business owner (pemilik usaha); uang masukmeski tak bekerja, punya sistem dan tim yang mendukung pekerjaan. Contoh: pemilik waralaba, CEO startup.
  4. Investor (penanam modal); uangnya bekerja untuk si pemilik, memiiki asset yang memberi penghasilan pasif. Contoh: pemilik kos-kosan, investor saham.

Para peserta tampak antusias sepanjang pemaparan materi tersebut. Seperti yang disampaikan Nurul secara terpisah, ia berharap usai mengikuti workshop para peserta lebih sadar akan pentingnya literasi keuangan.


Baca juga: Kolaborasi KBSA dan KLC demi Memajukan  Literasi di Cilacap

Sabtu, 04 Oktober 2025

Pelatihan Ecoprint untuk Kelompok Disabilitas Bersama Dipa Mandiri Nusantara dan CIMB Niaga Cilacap

 

Sugeng Paijo Direktur Dipa Mandiri Nusantara
Pelatihan Ecoprint dari Dipa Mandiri Nusantara dan CIMB Niaga Jadi Peduli Cilacap (foto: dok.pri/GFU)

Oleh: Gita FU

Cilacap, kopidarigita.com--Sejumlah penyandang disabilitas mengikuti pelatihan pembuatan kain ecoprint yang diselenggarakan oleh Dipa Mandiri Nusantara, bekerja sama dengan CIMB Niaga Jadi Peduli, di Aula Disnakerin Kabupaten Cilacap, pada Sabtu, 4 Oktober 2025.

Peserta terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh Sugeng Paijo, Direktur Dipa Mandiri Nusantara. Mereka diberi pemahaman dari awal, dan langkah-langkah membuat selembar kain polos bermotif alam.

Alat dan bahan yang dibutuhkan terbilang mudah diusahakan. Yaitu kain katun, daun-daun atau bunga-bunga untuk motif, lembaran plastik, pipa paralon, tali rafia, dan panci pengukus. Selebihnya adalah daya kreativitas dalam menata dedaunan dan bunga, untuk menciptakan motif yang diinginkan.

Menurut Sugeng Paijo, potensi ekonomi dari kain ecoprint ini cukup besar. Sebab di masa sekarang ada kecenderungan pembeli atau pasar menginginkan produk yang ramah lingkungan. Termasuk ecoprint ini, karena proses pembuatannya ramah lingkungan.

"Harapannya potensi ini bisa ditangkap peluangnya oleh teman-teman disabilitas agar mereka punya skill dan kesempatan untuk mandiri," tegas Sugeng Paijo kepada penulis, di sela-sela pelatihan.

Secara terpisah pihak CIMB Niaga Cilacap yang diwakili oleh Tri, Brand Operation Service Manager, sangat mengapresiasi antusiasme peserta. Ia yang awalnya sempat khawatir akan kendala teknis, berbalik menaruh respek menyaksikan semangat dan sikap disiplin waktu dari para peserta.

"Ini pertama kalinya kolab dengan teman-teman disabilitas. Sehingga menumbuhkan semangat dan optimisme untuk bisa berbuat lebih baik lagi," tuturnya.

Dalam pelatihan pembuatan ecoprint tersebut, tim dari CIMB Niaga Jadi Peduli turut terlibat dan berbaur dengan peserta. Bagi Tri dan rekan-rekannya, ini adalah pengalaman baru yang menyenangkan.

Tri juga menjelaskan bahwa CSR CIMB Niaga diadakan setiap tahun, baik secara mandiri maupun atas dukungan dari kantor pusat. Bidang yang mendapat perhatian mencakup pendidikan, dan kesehatan. Meskipun temanya bergantian, tak menutup kemungkinan kerjasama kembali dengan Dipa Mandiri Nusantara.

"Harapannya Dipa Mandiri Nusantara bisa berkembang, sehingga bisa bermitra dengan CIMB Niaga. Meskipun dari CIMB Niaga belum ada produk semacam KUR, bisa membantu pada pembuatan QRIS yang digunakan mitra untuk layanan pembayaran," tutupnya.


Motif Cantik si Ecoprint 


Kain ecoprint
Salah satu hasil jadi kain ecoprint milik peserta dari Dipa Mandiri Nusantara (foto: dok.pri/GFU)

Penulis sempat mengikuti bagaimana proses penciptaan motif dari alam di atas lembaran kain polos. Untuk keperluan pelatihan ini kain yang dipakai adalah jenis katun. Alasan Sugeng Paijo, jenis katun amat baik menyerap warna dibandingkan kain sintetis.

Selain itu, sebelum diberi motif kain ukuran dua meter ini telah melalui proses scouring dan mordanting. Secara sederhana, scouring adalah proses pembilasan kain dari sisa-sisa zat kimia (kanji, lilin, dsb). Sedangkan mordanting adalah proses pemberian unsur logam atau garam mineral pada serat kain. Kedua proses ini penting, agar penyerapan warna alam menjadi maksimal.

Kedua proses di atas melibatkan penggunaan beberapa zat kimia, misal: sabun, TRO (Turkeys Red Oil), tawas, epsom, soda kue, sodium acetat, dll. Semua zat tersebut mudah dan bisa didapatkan di toko bahan kimia. 

Setelah kain selesai diberi warna alam, lalu dibungkus dengan alas plastik, dan dikukus selama kurang lebih dua jam. Hal ini untuk memudahkan penyerapan warna dari daun-daun atau bunga-bunga yang sudah ditata sebelumnya.

Selanjutnya kain yang telah mendapat warna alam, harus menjalani tahap fiksasi. Tahap ini penting agar warna alam tersebut menjadi terkunci dan tidak luntur kembali. Bahan yang digunakan antara lain kapur, cuka, tunjung, dan tawas. 

Jika semua tahap usai dilakukan, kain ecoprint cantik tersebut siap diolah menjadi produk fesyen dan aksesoris. Luar biasa. 

Kamis, 02 Oktober 2025

Turut Benah Rumah Warga, Dafam Cilacap Kedepankan Humanisme

 

Tim Benah Rumah Warga di Cilacap
Tim Benah Rumah dari Hotel Dafam Cilacap, LAZIZNU Cilacap, serta elemen masyarakat lainnya (foto: Adit/Dafam Cilacap)

Oleh: Gita FU

Cilacap, kopidarigita.com--Sobat kopidarigita, hunian atau papan adalah salah satu kebutuhan primer manusia. Maka tak berlebihan jika dikatakan bahwa hunian yang layak merupakan fondasi bagi kehidupan keluarga yang sejahtera. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Hotel Dafam Cilacap bersinergi dengan LAZIZNU Cilacap, menggelar kegiatan sosial bertajuk "Benah Rumah" pada tanggal 13-22 September 2025 lalu.

Subyek penerima manfaat adalah rumah Bapak Darman, Jalan Cerme, Sidanegara, Cilacap Tengah. Di mana dalam kegiatan tersebut tim melakukan perbaikan mencakup renovasi atap, pengecatan dinding, perbaikan sanitasi, hingga penyediaan fasilitas dasar pendukung kenyamanan keluarga.

Karena esensi dari program Benah Rumah memang untuk membantu keluarga prasejahtera, memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Selain itu, untuk pelaksanaan di lapangan ada peran serta dan dukungan masyarakat.

General Manager Hotel Dafam Cilacap M. Muamar Khadafi mengatakan dalam keterangan tertulis. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan bukan hanya rumah yang kokoh secara fisik, tapi juga tempat tinggal yang bisa menjadi sumber kebahagiaan bagi keluarga.” 

Hotel Dafam Cilacap mengedepankan sisi humanis terhadap keluarga Pak Darman. Saat menghadiri pembukaan kegiatan dan doa bersama tanggal 13 September lalu, pihak manajemen juga menjemput Pak Darman beserta istri dan anaknya, untuk menginap selama tiga hari di salah satu kamar hotel. 

Pak Darman dan istri saat menginap di Hotel Dafam Cilacap (foto: Dafam Cilacap)


Menginap di hotel bintang tiga yang memiliki aneka fasilitas prima, pasti dapat menjadi hiburan bagi keluarga tersebut. Apalagi Hotel Dafam Cilacap telah menjadi destinasi menginap bagi para pelancong yang ingin berlibur. Tentunya pengalaman tersebut akan meninggalkan kesan yang dalam bagi Pak Darman dan keluarga.

Ketika program Benah Rumah selesai pada tanggal 22 September 2025, rumah Pak Darman telah menjadi hunian yang lebih layak. Raut bahagia tak bisa disembunyikan dari wajah keluarga tersebut, pada saat acara pemotongan pita sebagai simbol penyerahan kembali rumah kepada pemiliknya.

"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat berlanjut dan menginspirasi pihak lain, untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan hunian yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan," tutup M. Muamar Khadafi.


Sekilas Pandang 

Hotel DAFAM Cilacap adalah hotel Bintang Tiga yang berlokasi di dekat kawasan pemerintahan dan bisnis, pusat perbelanjaan, serta pantai Teluk Penyu. Hotel DAFAM Cilacap hanya berjarak beberapa menit dari stasiun kereta api dan bandara. Sepuluh menit naik perahu ke Pulau Nusa Kambangan dari Pantai Teluk Penyu, dan lima belas menit ke Benteng Pendem.

Terdiri dari 102 kamar, ada beberapa tipe seperti 22 Superior Room, 26 Deluxe Room, 6 Deluxe Pool View, 37 Executive Room, 5 Executive Pool View, 5 Suite Room dan 1 Royal Suite Room. Semua kamar dilengkapi dengan LCD TV flat, akses wifi gratis, kolam renang, dan ruang fitness.